13 Tips dan Fitur Rahasia Google Search Engine / Mesin Pencari Google

Google Search merupakan situs pencarian yang paling utama yang diciptakan oleh Larry Page dan Sergey Brin saat mereka masih berstatus mahasiswa pH.D. di Universitas Stanford. Tidak bisa dipungkiri bahwa tanpa situs tersebut, tentunya akan sangat sulit bagi kita untuk mencari sesuatu yang diinginkan di internet.

Mungkin jika anda dapat menemukan seluruh topik pada satu website yang dapat menyelesaikan seluruh permasalahan anda, tentu kita tidak butuh Google Search tersebut. Namun, sampai sekarang jelas belum ada situs yang mampu menampung seluruh pertanyaan tersebut. Maka dari itulah, Google membuat mesin pencari yang mampu mengarahkan anda pada seluruh situs web untuk mencari semua hal.

Namun tahukah Anda bagaimana memanfaatkan Google Search secara maksimal? Sampai Anda membaca artikel ini, tebakan kami adalah "tidak", jadi lihatlah kiat Google Search untuk mempermudah kehidupan digital Anda berikut ini.

1. Cari Frase Tepat
Jika Anda mencari frase yang tepat, gunakan tanda kutip pada kata kunci untuk melihat hasil yang mengandung frasa yang tepat. Misalnya, "Tips memilih Joystick atau Gamepad terbaik untuk PC".

2. Kecualikan sebuah kata
Jika kata kunci Anda mengandung kata kunci dengan beberapa arti, Anda dapat mengecualikan salah satu maknanya dengan menambahkan tanda hubung (-) sebelum kata kunci. Misalnya anda mencari film the martian, karena martian juga memiliki versi bukunya maka kecualikan kata buku tersebut dengan tanda hubung (-).

3. Cari domain tertentu
Anda dapat mencari di dalam URL tertentu dengan memasukkan kata kunci site: example.com sebelum atau sesudah kata kunci Anda. Misalnya anda sedang mencari pengertian parallel universe pada situs teknosains.id maka buat kata kunci site:teknosains.id parallel universe.

4. Cari kata dalam badan halaman
Untuk mencari halaman yang mempunyai kata kunci di badan halaman, ketik allintext: sebelum istilah pencarian. Contoh, anda mencari kata kunci kamera smartphone telah merevolusi, maka anda harus mengetikkan allintext: Kamera smartphone telah merevolusi.

5. Temukan halaman yang memiliki link ke URL tertentu
Ketik link: sebelum nama URL, dan Anda akan ditampilkan semua halaman di Google yang tertaut ke sana. Ini sangat berguna bagi SEO yang mencari backlink ke halaman tertentu.

6. Lakukan perhitungan di Google Search
Anda cukup mengetikkan persamaan dan mendapatkan hasilnya secara instan. Anda bisa menggunakan huruf "x" atau "*" sebagai simbol multiply pada PC Anda, sedangkan "/" adalah simbol divisi. Contoh, anda ingin mencari hasil dari 5000 X 12, maka anda bisa langsung mengetik 5000*12 di Google Search.

7. Konversikan antar unit
Entah itu meter sampai sentimeter,atau kilometer sampai meter, anda bisa meminta Google untuk mengkonversikannya. Cukup ketik convert diikuti dengan nomor dan unit yang ingin anda gunakan, dan tekan Enter.

8. Cari menurut jenis file
Jika Anda mencari file tertentu di Web, Anda dapat menggunakan kata filetype: untuk menentukan jenis dokumen yang Anda cari, dan Google akan membatasi hasil ke halaman yang berisi jenis dokumen tersebut.

9. Temukan alamat IP Anda
Butuh alamat IP anda? Ketik ip address langsung di Google untuk dapat mengetahuinya dengan mudah.

10. Anda tidak memerlukan kamus; Tanyakan saja kepada Google
Ketik define diikuti dengan kata yang ingin anda ketahui artinya.

11. Anda bisa melihat jadwal penerbangan di Google.
Untuk mengetahui jadwal penerbangan, cukup gunakan kata kunci asal penerbangan ke tujuan. Misalnya, penerbangan jakarta ke bali.

12.  Terjemahkan dari satu bahasa ke bahasa lainnya.
Anda bisa mengunjungi Google Translate untuk  menterjemahkan beberapa bahasa atau hanya menggunakan kata kunci Translate langsung di Google untuk menerjemahkan teks ke bahasa lain.

13. Gunakan Google sebagai penghitung waktu mundur atau stopwatch.
Ini sangat berguna. Cukup ketik set timer for x minutes dan Google akan secara otomatis memulai penghitungan mundur untuk Anda.

Akhir Cerita
Sekarang Anda harus merasa seperti Google Pro. Ada lebih banyak trik seperti itu yang dapat Anda gunakan pada Google. Apakah Anda memiliki tip pencarian Google yang telah kami lewatkan? Beri tahu kami pada kolom komentar di bawah ini!

Pengertian Kisi Difraksi

Dalam ilmu optika, kisi difraksi adalah sebuah komponen optik dengan struktur periodik, yang membelah dan mendifraksi cahaya menjadi beberapa sinar cahaya yang merambat atau berjalan ke berbagai arah berbeda. Arah sinar-sinar ini bergantung pada luas kisi dan panjang gelombang cahaya sehingga kisi bertindak sebagai elemen dispersif (penyebar). karena itu, kisi difraksi biasanya digunakan dalam monochromator dan spectrometer.

Sebuah slide foto dengan pola garis-garis ungu membentuk sebuah grating kompleks. Untuk aplikasi praktis, kisi difraksi umumnya memiliki permukaan kasar. Kisi semacam ini bisa bersifat transmisif atau reflektif. Kisi yang memidulasi fase (phase) selain amplitudo cahaya juga diproduksi, sering dengan menggunakan holografi.

Prinsi-prinsip kisi difraksi ditemukan oleh James Gregory, sekitar setahun setelah eksperimen prisma Newton, awalnya dengan menggunakan artefak-artefak seperti bulu burung. Kisi difraksi buatan manusia pertama dibuat sekitar tahun 1785 oleh penemu Philadelphia bernama David Rittenhouse, yang merentangkan rambut di antara dua sekrup. Ini mirip dengan kisi difraksi kawat temuan fisikawan Jerman bernama Joseph von Fraunhofer.

Difraksi menciptakan warna-warna 'pelangi' yang direfleksikan dari sebuah compact disc. Sebuah kisi (grating) memiliki garis-garis paralel, sementara sebuah compact dis memiliki spirak trek data. Warna-warna difraksi juga muncul ketika orang melihat sumber yang terang melalui payung translucent.

Pengertian Mikroskop

Mikroskop merupakan kata yang berasal dari Yunani  yaitu micros yang berarti kecil dan scopein yang berarti melihat. Mikroskop adalah alat untuk melihat objek yang terlalu kecil untuk dilihat secara kasat mata. Mikroskop merupakan alat bantu yang dapat ditemui hampir di seluruh laboratorium untuk dapat mengamati organisme berukuran kecil (mikroskopis). 

Ilmu yang mempelajari benda kecil dengan menggunakan alat ini disebut mikroskopi, dan kata mikroskopik berarti sangat kecil atau tidak mudah terlihat oleh mata. Berlawanan dengan teleskop, mikroskop adalah alat untuk memproduksi bayangan obyek-obyek yang diperbesar. 

Bentuk mikroskop sederhana hanya terdiri dari lensa cembung tunggal (kaca pembesar), yang membelokkan cahaya yang diverging dari subyek di bawah pengamatan pada sudut-sudut yang lebih dekat ke paralel. Sehingga cahaya nampal diverge dari 'bayangan virtual' dengan diameter sudut dan ukuran lebih besar daripada subyek aslinya.

Jenis paling umum dari mikroskop, dan yang pertama diciptakan adalah mikroskop optis. Mikroskop ini merupakan alat optik yang terdiri dari satu atau lebih lensa yang memproduksi gambar yang diperbesar dari sebuah benda yang ditaruh di bidang fokal dari lensa tersebut.

Pengertian Teleskop atau Teropong

Galileo diakui menjadi yang pertama dalam menggunakan teleskop untuk tujuan astronomi. Pada awalnya teleskop dibuat hanya dalam rentang panjang gelombang tampak saja, kemudian berkembang ke panjang gelombang radio setelah tahun 1945, kini teleskop meliputi seluruh spektrum elektromagnetik setelah semakin majunya penjelajahan angkasa luar setelah tahun 1960.

Apa itu Teleskop atau Teropong?Teleskop atau teropong adalah sebuah instrumen pengamatan yang berfungsi mengumpulkan radiasi elektromagnetik dan sekaligus membentuk citra dari benda yang diamati. Teleskop merupakan alat paling penting dalam pengamatan astronomi. Jenis teleskop yang dipakai untuk maksud bukan astronomi antara lain adalah transit, monokular, binokular, lensa kamera, atau keker. Teleskop memperbesar ukuran sudut benda, dan juga kecerahannya.

Teleskop adalah alat optik untuk menangkap cahaya dari obyek-obyek jauh dan menciptakan bayangan yang lebih besar dan jelas. Teleskop memanfaatkan keuntungan dari fakta bahwa sinar cahaya dari obyek-obyek jauh secara efektif saling paralel, sehingga sebuah elemen optik tunggal bisa mengarahkan semua sinar cahaya dari arah yang dipilih ke titik atau fokus tunggal.

Saat sinar cahaya melalui titik ini dan mulai berpendar sekali lagi, sinar cahaya ini bisa diintersepsi oleh lensa lebig kecil yang dikenal sebagai lensa mata. Lensa mata secara tipikal merefraksi sinar cahaya pada jalur divergen yang kurang tajam untuk dobservasi mata manusia atau ditangkap oleh kamera atau oleh instrumen detektor lainnya. Bayangan yang dihasilkan diperbesar dan lebih jelas berkat fakta bahwa teleskop memiliki area pengumpul cahaya yang lebih besar daripada mata manusia.

Teropong besar yang ada di dunia disebut dengan teleskop Hubble. Teleskop ini berada di Observatorium Yerkes yang berada di kawasan teluk William Wisconin, Amerika Serikat. Teleskop ini sendiri mempunyai lensa obyek yang diameternya berukuran satu meter. Itulah mengapa teleskop ini mampu menangkap cahaya dalam jumlah yang besar untuk masuk ke dalam nya.

Teleskop Hubble bisa dimanfaatkan guna mengadakan pengamatan obyek secara langsung. Dimana dalam hal ini, lensa okuler akan berfungsi untuk memperbesar dan melihat bayangan yang terbentuk oleh lensa obyektif, sebagaimana halnya pada mikroskop.

Pengertian Lensa dan Prisma

Lensa adalah kaca atau medium transparan lainnya yang dibentuk secara khusus dan digunakan untuk mengarahkan jalan cahaya, atau sering untuk membelokkan cahaya pada suatu fokus. Sebuah lensa secara tipikal terdiri dari potongan kaca dengan dua permukaan, satu atau kedua permukaan dihaluskan dan dipoles hingga bentuknya simetris melengkung di sekitar poros tengah.

Sinar cahaya yang menembus bagian-bagian berbeda lensa membentur poros tengah lensa di sudut-sudut yang berbeda, dan sinar cahaya menembus kaca di berbagai kedalaman yang berbeda. Refraksi di beberapa bagian lensa menyebabkan sinar cahaya dibelokkan ke beberapa sudut berbeda, dan dapat digunakan untuk menciptakan berbagai alat optik.

Lensa sederhana dibedakan berdasarkan kelengkungan kedua bidang antarmukanya. Sebuah lensa cembung (biconvex lens) mempunyai dua bidang cekung disebut lensa cekung (biconcave lens). Jika salah satu bidang antarmuka datar (mempunyai radius yang tak terhingga), maka lensa tersebut disebut lensa plano cembung atau lensa plano cekung.

Lensa cembung cekung mempunyai satu bidang antarmuka cekung dan satu bidang antarmuka cembung, juga sering disebut meniskus (meniscus lens). Lensa sederhana sangat rentan terhadao aberasi kromatik dan aberasi optis lainnya.

Lensa paling awal tercatat di yunani kuno dalam sandiwara Aristophanes The Clouds (424 SM) disebutkan bahwa ada sebuah kaca pembakar atau tepatnya sebuah lensa cembung digunakan untuk memfokuskan cahaya matahari untuk menciptakan api.

Tulisan Pliny The Elder (23-79) juga menunjukkan bahwa kaca pembakar juga dikenal di kekaisaran Roma. Lensa berbentuk cekung mungkin juga telah digunakan di zaman kekaisaran Roma dimana Nero diketahui menonton gladiator melalui sebuah emereald berbentuk cekung. Lensa cekung ini kemungkinan untuk memperbaiki myopia Nero.

Seneca the Younger (3 SM-65) menjelaskan efek pembesaran dari sebuah gelas bulat yang diisi oleh air. Matematikawan muslim berkebangsaan Arab Alhazen Abu Ali al-Hasan Ibn-Haitham (965-1038), menulis teori optikal pertama dan utama yang menjelaskan bahwa lensa di mata manusia membentuk sebuah gambar retina. Penyebaran penggunaa lensa tidak terjadi sampai penemuan kaca mata, mungkin di Italia pada 1280-an.

Prisma mengambil keuntungan dari fenomena yang alat-alat optik lainnya hindari, yaitu dispersi cahaya menurut panjang gelombang saat cahaya lewat dari satu medium ke medium lainnya. Potongan kaca berbentuk baji bisa memaksimalkan dispersi ini, sehingga sinar cahaya tunggal bisa dibelah menjadi sebuah spektrum untuk dipelajari.

Lensa prisma adalah bentuk lensa dimana terdapat puncak atau bagian yang tipis (apex) dan bagian yang tebal atau dasar (base) yang dengan perbedaan bentuknya itu bisa memindahkan bayangan, dimana nilai 1 prisma itu berarti akan memindahkan bayangan sejauh 1cm dari obyek yang berjarak 1 meter.

Pengertian Polarisasi

Jenis tertentu gelombang transversal, sebagian besar berupa cahaya yang bisa dilihat dan bentuk-bentuk lain elektromagnetisme, dapat meng-isolasi di berbagai orientasi berbeda. Dengan kata lain, dua gelombang yang berasal dari sumber yang sama tidak akan meng-isolasi tempat yang sama. Polarisasi gelombang adalah ukuran sudut isolasi gelombang.

Namun demikian, fenomenanya sangat kompleks. Polarisasi gelombang dapat diubah dalam bidang elektromagnetik, atau bahkan berotasi saat merambat melalui ruang angkasa. Lebih lanjut, Polarisasi cahaya adalah salah satu sifat cahaya yang bergerak secara osilasi dan menuju arah tertentu. 

Karena cahaya termasuk gelombang elektromagnetik, maka cahaya ini mempunyai medan listrik, dan juga medan magnet, yang keduanya saling berisolasi dan saling tegak lurus satu sama lain, serta tegak lurus terhadap arah rambatan.

Suatu cahaya dikatakan terpolarisasi apabila cahaya bergerak merambat ke arah tertentu. Arah polarisasi gelombang ini dicirikan oleh arah vektor bidang medan listrik gelombang tersebut serta arah bidang medan magnetnya.

Polarisasi adalah properti yang sangat berguna karena polarisasi bisa mengungkap informasi tentang sumber awal cahaya, atau struktur materi darinya cahaya direfleksikan atau cahaya dilewati. Filter polaroid (di dalamnya kristal-kristal paralel membentuk sebuah grille yang memungkinkan komponen cahaya terorientasi di satu arah) membuat cahaya dengan polarisasi berbeda diseleksi dan dipelajari.

Pengertian Hamburan dan Absorpsi

Ketika gelombang -gelombang berinteraksi dengan partikel-partikel yang bergerak, gelombang dipengaruhi oleh berbagai proses, yang secara kolektif dikenal sebagai hamburan yang cenderung menyebar gelombang. Sementara itu, proses-proses absorsi yang terkait mengurangi energi gelombang.

Hamburan cahaya bisa besifat elastis atau inelastis, bergantung apakah foton-foton individual mempertahankan atau mengubah energi mereka. Bentuk hamburan elastis yang paling familiar adalah hamburan Rayleigh. Hamburan ini terjadi ketika cahaya berinteraksi dengan partikel-partikel yang lebih kecil daripada gelombangnya sendiri: semakin pendek panjang gelombang, maka semakin kuat efeknya. 

Hamburan Rayleigh bertanggung jawab atas warna biru langit di siang hari dan penampakan kuning matahari. Bentuk umum hamburan inelastis, dikenal sebagai hamburan Compton, meliputi perpindahan energi dari sebuah foton ke partikel-partikel seperti elektron.

Lebih lanjut, hamburan Rayleigh adalah hamburan elastis dari cahaya atau radiasi elektromagnetik lain oleh partikel lain yang jauh lebih kecil daripada panjang gelombang cahaya, yang bisa berupa atom atau molekul. Hal ini dapat terjadi ketika cahaya dapat melewati benda padat yang transparan dan cairan, tetapi yang paling menonjol terlihat pada gas.

Hamburan Rayleigh dari sinar matahari pada atmosfer yang bersih adalah alasan utama mengapa langit berwarna biru. Sementara itu, Absorpsi adalah proses pemisahan bahan dari suatu campuran gas dengan cara pengikatan bahan tersebut pada permukaan zat cair yang diikuti dengan larutan. Bahan penyerapnya berupa zat padat sedangkan penyerapan sampai ke seluruh bagian zat penyerap.

Pengertian Resolusi Fisika

Kemampuan membedakan secara rinci dan kemampuan memisahkan obyek-obyek berjarak sempit dikenal sebagai sebuah solusi. Dalam penggunaan teknis, resolusi menunjukkan presisi dengannya sebuah variabel di setiap jenis pengukuran bisa ditentukan. 

Dalam astronomi dan mikroskopi, resolusi optikal membuat kita mampu melihat struktur-struktur kecil atau memisahkan bintang-bintang biner, tetapi yang paling familiar adalah penggunaan piksel pada komputer.

Kemampuan mata untuk meresolusi elemen-elemen imej secara individual bergantung pada konsep optikal umum yang dikenal sebagai angular resolution (resolusi sudut), pemisahan sudut tersempit padanya dua titik sumber cahaya bisa dilihat sebagai obyek terpisah.

Misalnya, resolusi sudut mata manusia sekitar 1 menit arc (1/80 derajat). Pada prinsipnya, resolusi bergantung pada interaksi gelombang-gelombang yang terdifraksi. Resolusi teleskop dan mikroskop bergantung pada desain khusus mereka, tetapi bisa dikalkulasi dengan menggunakan persamaan sederhana.

Pengertian Difraksi Cahaya

Ketika gelombang paralel melewati sebuah celah sempit atau terhalang oleh sebagian rintangan, sesuatu yang tidak diharapkan terjadi. Setelah gelombang-gelombang yang ditarik melewati rintangan, gelombang mulai menyebar atau membelok. Ini adalah bentuk paling familiar tentang fenomena yang dikenal sebagai difraksi. Efek-efek serupa diciptakan oleh gelombang cahaya yang melewati materi-materi dengan indeks relatif yang berbeda, dan oleh gelombang suara di situasi-situasi analog.

Difraksi adalah penyebaran gelombang, terutama gelombang cahaya, disebabkan adanya halangan. Semakin kecil halangan, penyebaran gelombang akan semakin besar. Hal ini bisa diterangkan oleh prinsip Huygens. Difraksi adalah alat berharga untuk mempelajari aspek gelombang, dan cahaya pada khususnya.

Pola-pola difraksi dihasilkan oleh berkas-berkas cahaya yang melalui dua celah sempit dan kemudian berinterferensi satu sama lain. Serangkaian celah sempit menyebar cahaya menurut panjang gelombangnya, dan sering digunakan pada alat-alat optik terutama prisma tradisional.

Pengertian Refleksi Internal Total

Ketika sebuah gelombang membentur batas antarmuka dua medium berbeda, gelombang biasanya membelah menjadi dua elemen dengan intensitas lebih kecil. Satu bagian berhasil melewati batas, dan satu bagian lainnya dipantulkan kembali ke medium awal. Namun, dalam kondisi tertentu, sebuah gelombang bisa dipantulkan ke dalam medium tanpa membelah, dengan mempertahankan semua intensitasnya.

Refleksi internal total membutuhkan sebuah geometri khusu, dimana gelombang harus memantul di batas antarmuka medium di sudut yang lebih besar daripada sudut kritis Ɵ crit, didefinisikan oleh indeks refraksi n dan n dari dua material. Sudut kritis bisa dihitung dari persamaan:
Ɵcrit = arcsin (n₂/n₁)

Refleksi internal total mempengaruhi banyak jenis gelombang berbeda dan membentuk prinsip di balik serat-serat optik, digunakan untuk mentrasmisikan sinyal-sinyal cahaya dalam teknologi komunikasi.

Pengertian Refraksi (Pembiasan)

Sebuah gelombang dikatakan dibiaskan ketika gelombang berubah arah saat melintasi antarmuka dua medium yang berbeda. Refraksi atau pembiasaan dalam optika geometris didefinisikan sebagai perubahan arah cahaya akibat terjadinya percepatan.

Pada era optik geometris, refraksi cahaya yang dijabarkan dengan hukum Snellius terjadi bersamaan dengan refleksi gelombang cahaya, seperti yang dijelaskan oleh persamaan Fresnel pada masa transisi menuju era optik fisis. Tumbukan antara gelombang cahaya dengan antarmuka dua medium menyebabkan kecepatan fase gelombang cahaya berubah. Panjang gelombang akan bertambah atau berkurang dengan frekuensi yang sama, karena sifat gelombang cahaya yang transversal.

Pengetahuan ini membawa kita pada penemuan lensa dan refracting telescope. Refraksi di era optik fisis dijabarkan sebagai fenomena perubahan arah rambat gelombang yang tidak saja bergantung pada perubahan kecepatan, tetapi juga terjadi karena faktor-faktor lain yang disebut difraksi dan dispersi.

Fenomena refraksi adalah fenomena yang paling dikenal dimana sebuah obyek yang lurus seperti sedotan minuman nampak membengkok saat sedotan itu melintasi batas udara dan air, dikarenakan refraksi jalan cahaya dari bagian bawah air.

Refraksi terjadi ketika medium-medium berbeda mentransmisikan sebuah gelombang di kecepatan berbeda. Dalam optika, perbandingan kelajuan cahaya dalam sebuah vakum terhadap kelajuan di medium lainnya dikenal sebagai indeks refraksi medium. Ketika cahaya berjalan dari suatu medium dengan indeks refraksi yang lebih rendah ke dalam medium dengan indeks refraksi lebih tinggi, refraksi menyebabkan gelombang membengkok menuju bentuk normalnya.

Bergerak dari sebuah medium dengan indeks refraksi yang lebih tinggi ke medium dengan indeks refraksi yang lebih rendah, gelombang akan membengkok ke arah lainnya. Hukum Snell menghubungkan sudut-sudut yang terlibat dengan indeks-indeks refraksi medium yang mentransmisikan cahaya ke dalam suatu persamaan

Pengertian Refleksi atau Pantulan

Ketika sebuah gelombang membentur batas antara dua medium berbeda, gelombang kadang-kadang berubah arah sedemikian rupa sehingga memantul kembali ke medium awalnya. Ini adalah definisi tentang refleksi atau pantulan. Bisa juga dikatakan bahwa refleksi adalah perubahan arah rambat cahaya ke arah bidang medium asalnya, setelah menumbuk antarmuka dua medium.

Refleksi pada era optik geometris dijabarkan dengan hukum refleksi yaitu :
  • Sinar insiden, sinar refleksi dan sumbu normal antarmuka ada pada satu bidang yang sama.
  • Sudut dibentuk antara masing-masing sinar insiden dan sinar refleksi terhadap sumbu normal adalah sama besar.
  • Jarak tempuh sinar insiden dan sinar refleksi bersifat reversible.

Dalam istilah umum, ada dua jenis pantulan yaitu: pantulan spekular dan pantulan difusi. Dalam pantulan spekular, gelombang memantul dalam arah yang berhubungan dengan sudut insiden dan orientasi permukaan pantulan. Hasilnya, banyak karakteristik gelombang yang masuk disimpan, dan permukaan pantulan menciptakan sebuah bayangan virtual, yang nampak berada di sisi lain batas medium.

Refleksi spekular adalah refleksi yang paling terkenal jika kita bicara tentang cahaya, dan refleksi spekular membutuhkan permukaan pantul yang sangat halus yang kita namakan dengan kaca.

Dalam refleksi difusi, gelombang menghambur ke semua arah dari permukaan pantulan, sehingga energi gelombang direfleksikan dan bayangan menjadi hilang. Contoh perbedaan antara refleksi difusi dengan refleksi spekular dapat ditemui pada warna cat yang kusam dan mengkilap. Cat kusam menampakkan sifat refleksi spekular. Banyak obyek kasat mata dapat terlihat karena sifat refleksi difusi ini. Hamburan cahaya dari permukaan obyek tersebut menjadi mekanisme utama pengamatan fisis manusia dan fotometri.

Pengertian Optika

Cahaya serta radiasi yang berkaitan erat dengan cahaya membentuk sebuah kelompok gelombang dengan sifat-sifat unik. Sementara kita tidak bisa mengamati struktur gelombang secara langsung, struktur gelombang secara jelas menunjukkan sifat-sifat seperti gelombang difraksi dan interferensi.

Gelombang transversal adalah gelombang yang bisa melewati medium berbeda dengan mudah, dan karena tidak terbatas pada orientasinya, gelombang transversal bisa menunjukkan kualitas-kualitas menarik seperti polarisasi yang berubah. 

Karena cahaya yang dapat dilihat adalah salah satu dari beberapa bentuk radiasi elektromagnetik yang tidak terhalang oleh atmosfer bumi, mata kita telah berkembang untuk mengumpulkannya dan mentransformasikannya ke dalam sinyal-sinyal syaraf sehingga bisa diproses oleh otak. Hasilnya, kita memiliki cara utama dalam menginterpretasi dunia di sekeliling kita.

Apa itu Optika?Optika berasal dari bahasa latin yang berarti tampilan adalah bidang studi yang didedikasikan untuk studi dan manipulasi cahaya dan radiasi yang berkaitan dengan cahaya. Bidang studi ini mencakup tidak hanya studi sifat-sifat cahaya, tetapi juga memperkuat studi cahaya dalam menciptakan instrumen-instrumen optik sehingga meningkatkan kemampuan alami kita. Optika juga menggambarkan perilaku dan sifat cahaya serta interaksi cahaya dengan materi.

Optik menerangkan dan diwarnai oleh gejala optis. Bidang optika biasanya menggambarkan sifat cahaya tampak, inframerah dan ultraviolet, tetapi karena cahaya adalah gelombang elektromagnetik gejala yang sama juga terjadi di sinar-X, gelombang mikro, gelombang radio, dan bentuk lain dari radiasi elektromagnetik dan juga gejala serupa seperti pada sorotan partikel bermuatan. 

Optik secara umum dapat dianggap sebagai bagian dari ke-elektromagnetan. Beberapa gejala optis bergantung pada sifat kuantum cahaya yang terkait dengan beberapa bidang optika hingga mekanika kuantum. Dalam prakteknya, kebanyakan dari gejala optis dapat dihitung dengan menggunakan sifat elektromagnetik dari cahaya seperti yang dijelaskan oleh persamaan Maxwell.

Bidang optika memiliki identitas, komunitas, dan konferensinya sendiri. Aspek keilmuannya sering disebut ilmu optik atau fisika optik. Aplikasi dari rekayasa optik yang terkait khusus dengan sistem iluminasi disebut rekayasa pencahayaan. Setiap disiplin ilmu cenderung sedikit berbeda dalam aplikasi, keterampilan teknis, fokus, dan afiliasi profesionalnya. Inovasi lebih baru dalam rekayasa optik sering dikategorikan sebagai fotonika atau optoelektronika.

Pengertian Harmoni dan Resonansi

Ketika medium yang membawa gelombang tidak terbatas, medium sering menunjukkan sebuah frekuensi dasar. Frekuensi dasar adalah frekuensi terendah yang sebuah gelombang periodik bisa topang atau perpanjang, misalnya pada senar biola yang bervibrasi, Frekuensi gelombang sesuai dengan panjang gelombang yang merupakan dua kali panjang senar.

Apa itu harmoni?
Harmoni adalah gelombang yang frekuensinya merupakan multi lipat ganda dari frekuensi dasar dan menopang gelombang itu sendiri dengan cara sama seperti frekuensi fundamental. Karena sebuah frekuensi fundamental memiliki panjang gelombang yang sesuai dengan λ, maka harmoni pertama memiliki frekuensi 2f dengan panjang gelombang λ/2, dan harmoni kedua memiliki frekuensi 3f dengan panjang gelombang 3λ/2 dan seterusnya.

Sistem harmoni seperti ini bersifat umum, tetapi juga bersifat umum pada instrumen musik dimana instrumen menghasilkan tingkatakan frekuensi suara.

Apa itu Resonansi?
Resonansi adalah sebuah fenomena di dalamnya amplitudo gelombang dalam osilator menjadi lebih kuat ketika dipaksa untuk bervibrasi pada frekuensi atau harmoni dasarnya. Hal ini umum ditemui dalam musik, tetapi juga sering dijumpai dalam segala hal mulai dari struktur rekayasa sampai sirkuit listrik dan bahkan sampai pada partikel sub atom.

Pengertian Ilmu Akustik

Apa itu Ilmu Akustik Dalam Fisika?
Akustik adalah salah satu cabang fisika yang mempelajari suatu getaran dan sifat-sifatnya serta aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Walau dianggap sebagai studi suara, ilmu akustik sebenarnya mencakup studi semua gelombang mekanik yang melalui medium padat, cair, dan gas. 

Pokok studi ilmiah akustik adalah persamaan gelombang akustik, suatu persamaan matematika kompleks yang menjelaskan cara tekanan akustik berubah sesuai lokasi dan waktu. Studi akustik dimulai sejak zaman Yunani kuno ketika Pythagoras menginvestigasi harmoni dan resonansi di abad ke-6 sebelum Masehi. 

Ilmuwan Italia bernama Galileo Galilei dan ahli matematika Prancis Marin Marsenne menemukan sifat-sifat senar yang bervibrasi di akhir abad ke-17, dan Galileo bahkan menemukan mekanisme dibalik persepsi suara manusia. Namun demikian, pemahaman ilmu akustik modern bergantung pada kalkulus matematika kompleks yang dikembangkan di akhir tahun 1600-an oleh Isaac Newton dan ahli matematika Jerman Gottfried Wilhelm Leibniz.

Newton adalah orang pertama yang menghitung kecepatan suara secara analitik bukannya secara eksperimen, dan menghasilkan persamaan untuk mengukur kecepatan suara (c) di berbagai medium yang berbeda. Dewasa ini, rumus yang paling umum digunakan adalah persamaan Newton-Laplace :
c = √ (K/p)
dimana K adalah modulus medium dan p adalah kepadatan.

Pertimbangan penting lain dalam ilmu akustik adalah cara suara dirasakan. Ini bergantung pada tekanan dan frekuensi gelombang suara, rata-rata telinga manusia bisa mendeteksi berbagai tingkat tekanan suara hingga seperjuta tekanan ambien, frekuensi antara 20 dan 20.000 Hertz. 

Tekanan suara diukur dalam desibel, suatu skala logaritma yang dapat mengakomodasi perbedaan tingkat tekanan yang sangat ekstrim yang bisa dirasakan, sementara spektrum frekuensi gelombang dibagi menjadi bisa didengar atau sonic, infrasonic (dengan frekuensi di bawah 20 Hz) dan ultrasonic (dengan frekuensi diatas 20.000 Hz).

Pengertian Efek Doppler

Efek Doppler, dinamakan mengikuti tokoh fisika asal Austri Christian Andreas Doppler, adalah perubahan frekuensi atau panjang gelombang yang diterima oleh pengamat, jika sumber suara/gelombang tersebut bergerak relatif terhadap pengamat/pendengar.

Untuk gelombang yang umum dijumpai, seperti gelombang suara yang menjalar dalam medium udara, perhitungan dari perubahan frekuensi ini memerlukan kecepatan pengamat dan kecepatan sumber relatif terhadap medium di mana gelombang itu disalurkan.

Efek Doppler adalah sebuah fenomena yang mengubah panjang gelombang dan frekuensi gelombang ketika sumber suara atau pendengar suara bergerak. Jika sumber suara dan pendengar suara (pengamat) saling mendekat, maka puncak gelombang akan melewati pendengar di frekuensi yang lebih tinggi daripada jika sumber suara dan pendengar suara statis, dan jika diukur memiliki panjang gelombang yang lebih pendek.

Jika sumber dan pendengar suara bergerak saling menjauh, maka puncak gelombang akan sampai pada pendengar lebih lambat dan panjang gelombang menjadi lebih panjang. Kita biasanya mengalami efek ini ketika mendengar suara sirene yang mendekat, melewati, dan menjauhi kita. Suara sirene itu berubah dari nada tinggi ke nada rendah dalam prosesnya. Tetapi fenomena yang sama mempengaruhi semua jenis gelombang.

Manifestasi paling penting dari sudut pandang ilmiah mengenai efek Doppler ini adalah pergeseran radiasi elektromagnetik. Ini membuat cahaya dari obyek yang sangat jauh seperti bintang, sampai pada kita menjadi blue shifted ke panjang gelombang yang lebih pendek, sementara cahaya dari obyek yang turut seperti galaksi akan tercentang atau red shifted.

Pengertian Gelombang Bunyi

Apa itu Gelombang Bunyi?
Suara atau bunyi adalah gelombang tekanan kompleks yang ditransmisikan melalui medium seperti udara, air, dan obyek-obyek padat dalam bentuk gelombang longitudinal. Ketika pulse atau getaran tekanan sampai pada gendang telinga, getaran tekanan ini menciptakan vibrasi yang menstimulasi syaraf-syaraf indera kita dan vibrasi ini diinterpretasikan sebagai suara dengan ketinggian berbeda bergantung pada frekuensi suara.

Gelombang suara merambat dengan kecepatan berbeda di medium yang berbeda, tetapi istilah kecepatan suara adalah kecepatan di udara pada tekanan atmosfer standar sebesar 1 bar dan temperatur 20°C (68°F). Pada kondisi seperti itu, kecepatan suara adalah 343 meter per detik. Sebaliknya, kecepatan suara dengan temperatur yang sama adalah 1.482 meter per detik.

Pada medium padat, suara merambat dengan gelombang longitudinal dan transversal. Gelombang transversal menciptakan tekanan shear bersisihan  pada materi. Gelombang suara merambat di medium padat dengan kecepatan yang lebih tinggi ketika gelombang suara ini dibangkitkan oleh gerakan dalam lapisan kerak bumi, gelombang suara ini dikenal sebagai gelombang seismik dan dirasakan sebagai gempa bumi.

Bunyi atau suara bisa juga dikatakan sebagai penempatan mekanis atau gelombang longitudinal yang merambat melalui medium. Medium atau zat perantara ini dapat berupa zat cair, padat, dan gas. Jadi, gelombang bunyi dapat merambat misalnya di dalam air, batu, atau udara.

Kebanyakan suara adalah gabungan berbagai sinyal getar terdiri dari gelombang harmonis, tetapi suara murni secara teoritis dapat dijelaskan dengan kecepatan getar osilasi atau frekuensi yang diukur dalam satuan getaran Hertz (Hz) dan amplitudo atau kenyaringan bunyi dengan pengukuran dalam satuan tekanan suara desibel (dB).

Manusia mendengar bunyi saat gelombang bunyi, yaitu getaran di udara atau medium lain sampai ke gendang telinga manusia. Batas frekuensi bunyi yang dapat didengar oleh telinga manusia berkisar antara 20 Hz sampai 20.000 Hz (20 kHz) pada amplitudo berbagai variasi dalam kurva responnya. Suara diatas 20 kHz disebut ultrasonik dan dibawah 20 Hz disebut infrasonik.

Bunyi kereta lebih nyaring daripada bunyi bisikan, sebab bunyi kereta menghasilkan getaran lebih besar di udara. Kenyaringan bunyi juga bergantung pada jarak kita dari sumber bunyi. Kenyaringan diukur dalam satuan tekanan suara desibel (dB). Bunyi pesawat jet yang lepas landas mencapai tekanan suara sekitar 120 dB. sedangkan bunyi desiran daun sekitar 33 dB.

Pengertian Modulasi

Banyak sifat gelombang menjadikan gelombang ideal untuk mengirim informasi, dan sejak penemuan gelombang radio di tahun 1880-an, peradaban modern menjadi bergantung pada gelombang radio sebagai pembawa sinyal. 

Dewasa ini, kita bisa menggunakan sirkuit terintegrasi yang murah dan kemampuan komputasi untuk membuat dan memecah informasi dengan cara menyandikan berbagai aliran informasi analog, seperti sebuah mikrofon di jarak yang jauh, di gelombang pembawa yang sama.

Dalam praktiknya, ada dua cara melakukan hal ini. Modulasi amplitudo (AM) mengubah kekuatan atau amplitudo gelombang pembawa agar cocok dengan kekuatan sinyal. Sinyal mudah untuk ekstraksi, tetapi rentan pada 'kegaduhan' disebabkan variasi acak kekuatan gelombang yang sampai pada receiver (radio). Frekuensi modulasi (FM) menggeser frekuensi pembawa (carrier) sedikit ke sisi lain frekuensi sentral.

Ektraksi bersifat lebih rumit, tetapi karena frekuensi gelombang radio sedikit lebih rentan pada gangguan daripada amplitudonya, sinyal yang direkonstruksi menjadi lebih jelas. Pada fisika, modulasi adalah proses perubahan suatu gelombang periodik sehingga menjadikan suatu sinyal mampu membawa suatu informasi.

Dengan proses modulasi, suatu informasi (biasanya berfrekuensi rendah) bisa dimasukkan ke dalam suatu gelombang pembawa, biasanya berupa gelombang sinus berfrekuensi tinggi. Terdapat tiga parameter kunci pada suatu gelombang sinusiuodal yaitu: 
  1. amplitudo, 
  2. fase, dan
  3.  frekuensi
Ketiga parameter tersebut dapat dimodifikasi sesuai dengan sinyal informasi untuk membentuk sinyal yang termodulasi.

Peralatan untuk melaksanakan proses modulasi disebut modulator, sedangkan peralatan untuk memperoleh informasi (kebalikan dari proses modulasi) disebut demodulator dan peralatan yang melaksanakan kedua proses tersebut disebut modem.

Pengertian Interferensi

Interferensi adalah interaksi antargelombang di dalam suatu area. Interferensi dapat bersifat membangun dan merusak. Bersifat membangun jika beda fase kedua gelombang sama dengan nol, sehingga gelombang baru yang terbentuk adalah penjumlahan dari kedua gelombang tersebut. Bersifat merusak jika beda fasenya adalah 180 derajat, sehingga kedua gelombang saling menghilangkan.

Ketika kedua gelombang saling berbenturan di medium yang sama, efek kedua gelombang bisa menghilangkan atau memperkuat satu sama lain. Efek ini, dikenal sebagai interferensi, bisa dengan mudah dicontohkan dengan melempar dua batu ke dalam sebuah kolam dan lihatlah pola-pola kompleks yang muncul di area riak-riak gelombang bertemu.

Interferensi gelombang adalah satu contoh dari prinsip fisika yang dikenal sebagai superposition yaitu di setiap titik, amplitudo disturbansi yang dihasilkan oleh dua gelombang yang bertemu pada dasarnya adalah jumlah disturbansi individual kedua gelombang. 

Di mana dua puncak gelombang yang sama bertemu, hasilnya adalah sebuah terusan yang dua kali lebih dalam, Sebaliknya, ketika sebuah puncak dan sebuah terusan sama tetapi tinggi kedua gelombang yang berlawanan bertemu, mereka akan menghilangkan semua disturbansi. Ini adalah fenomena interferensi destruktif.

Pengertian Prinsip Huygens

Christian Huygens
Prinsip ini pertama kali diperkenalkan di abad ke 17 oleh fisikawan belanda Christian Huygens. Prinsip Huygens menawarkan sebuah cara untuk menjelaskan sifat-sifat gelombang, seperti reflaksi dan difraksi. Huygens berpendapat bahwa setiap titik sepanjang bagian depan gelombang yang bergerak bisa diperlakukan sebagai sumber wavelet (gelombang-gelombang baru) yang menyebar ke segala arah.

Ketika setiap wavelet menghadapi hambatan, sifat gelombang bisa diprediksikan melalui penggunaan wavelet tambahan. Prinsip ini menjelaskan mengapa gelombang menyebar lagi setelah melalui celah sempit dan juga mengapa gelombang direfraksi di batas antara medium.

Namun, Huygens sendiri tidak dapat menjelaskan mengapa wavelet hanya memengaruhi gelombang di bagian ujung depan. Misteri ini akhirnya dapat dijawab oleh fisikawan Prancis Augustin-Jean Fresnel di tahun 1816, ketika ia menunjukkan bahwa interferensi destruktif di antara wavelet akan menyebabkan efek wavelet hilang di semua tempat lainnya.

Prinsip Huygens menerangkan bahwa setiap muka gelombang dapat dianggap memproduksi wavelet atau gelombang-gelombang baru dengan panjang gelombang sebelumnya. Wavelet bisa diumpamakan gelombang yang ditimbulkan oleh batu yang dijatuhkan kedalam air.

Sifat Gelombang

Pengertian Sifat Gelombang
Setiap gelombang bisa dideskripsikan melalui empat sifat mendasarnya: kecepatan, panjang gelombang, frekuensi, amplitudo atau intensitas. Tiga sifat pertama gelombang ini dihubungkan oleh persamaan sederhana, sehingga jika hanya dua sifat yang diketahui mudah bagi kita untuk mengkalkulasi sifat ketiga.

Kecepatan adalah gerak gelombang dengannya gelombang mentransfer energi di arah geraknya. Panjang gelombang adalah jarak antara maxima atau minima disturbansi gelombang, yang dalam persamaan ditulis dengan huruf yunani lambda (λ). Dalam gelombang transversal, maxima dan minima didefinisikan dengan bagian-bagian kompresi maksimum atau minimum. Terlepas dari perbedaan ini, istilah puncak terusan digunakan untuk kedua jenis gelombang ini. 

Frekuensi adalah rata-rata puncak atau terusan melewati sebuah titik yang berubah-ubah sepanjang gelombang, dan diukur dalam siklus per detik, atau hertz. Sementara itu, amplitudo adalah kekuatan gelombang, yaitu ukuran disturbansi yang ditimbulkan gelombang, dan diukur dengan tinggi gelombang transversal atau tingkat kompresi gelombang longitudinal.

Kecepatan gelombang v bisa dengan mudah diperoleh dengan mengalikan frekuensi gelombang f dengan panjang gelombang λ. Atau dengan persamaan:
v = f λ
Dari persamaan ini, dapat diperoleh rumus:
f = v/λ
Sementara :
λ = v/f

Pengertian Getaran atau Gelombang

Apa itu Getaran atau Gelombang?
Gelombang atau getaran yang merambat adalah disturbansi atau osilasi yang bergerak sehingga memindahkan energi dari satu tempat ke tempat lainnya. Gelombang adalah aspek luas dan mendasar dari alam semesta fisik. 

Memahami sifat gelombang adalah salah satu landasan penting fisika modern, dengan implikasi yang membentang melanpaui fenomena gelombang, seperti riak air dan suara yang bervibrasi, serta masuk ke bidang seperti elektromagnetisme. Sulit bagi kita mendapatkan definisi yang tepat dan mencakup semua hal tentang gelombang, tetapi mudah bagi kita mengenali gelombang ketika anda melihatnya.


Ketika disuruh untuk memikirkan fenomena gelombang, sebagian besar orang pertama akan berpaling pada riak-riak air, dan sungguh ini menunjukkan bahwa aspek penting tentang fenomena gelombang pada umumnya. Satu hal jelas yang bisa kita pelajari dari gelombang air adalah bahwa gelombang merupakan disturbansi yang bergerak.


Gelombang sering meninggalkan materi yang dilewatinya di tempat yang pada dasarnya sama. Sebuah bulu yang mengapung akan menegaskan bahwa ketika sebuah riak air tunggal melewati sebuah kolam, area-area individual air secara singkat terganggu, dan biasanya kembali ke posisi dan keadaan sebelumnya setelah gelombang lewat. Zat yang dilewati gelombang dikenal sebagai medium gelombang, dan sejauh yang kita ketahui, hanya ada satu gelombang yang bisa merambat tanpa medium, yaitu radiasi elektromagnetik.

Riak air

Riak air adalah gelombang tranversal - osilasi naik turun medium diciptakan oleh lintasan riak di sudut kanan atau perpendikular menuju arah perjalanan atau perambatan gelombang. Pada gelombang longitudinal, osilasi atau disturbansi menyatu dengan arah rambat. Gelombang suara adalah contoh dari gelombang longitudinal.


Perambatan gelombang ini mencakup pemampatan partikel sepanjang arah gerak gelombang, diikuti oleh relaksasi atau ekspansi saat gelombang lewat. Terlepas dari perbedaan mendasar ini, kedua jenis gelombang ini berbagi banyak sifat yang bisa diukur dan dipengaruhi oleh banyak fenomena yang sama.


Bentuk ideal dari suatu gelombang akan mengikuti gerak sinusoide. Selain radiasi elektromagnetik, dan mungkin radiasi gravitasional, yang bisa berjalan lewat ruang hampa udara, gelombang juga terdapat pada medium dimana mereka dapat berjalan dan dapat memindahkan energi dari suatu tempat ke tempat lain tanpa mengakibatkan partikel medium berpindah secara permanen; yaitu tidak ada perpindahan secara massa,


Jenis-Jenis Gelombang
Ada dua jenis gelombang, yaitu gelombang transversal dan gelombang longitudinal.
  • Gelombang transversal adalah gelombang yang arah rambatnya tegak lurus dengan arah getarannya. contohnya adalah cahaya
  • Gelombang longitudinal adalah gelombang yang memiliki arah getaran yang sama dengan rambatannya. Artinya arah gerakan medium gelombang sama atau berlawanan arah dengan perambatan gelombang. contohnya adalah gelombang suara
Gelombang longitudinal mekanis juga disebut sebagai gelombang mampatan atau gelombang kompresi. Contoh-contoh gelombang longitudinal adalah gelombang suara dan gelombang seismik yang disebabkan oleh gempa dan ledakan. 

Persamaan Maxwell mengindikasikan gelombang elektromagnetik berbentuk gelombang transversal dalam ruang hampa, namun gelombang elektromagnetik dalam medium plasma bisa berbentuk transversal, longitudinal, atau campuran keduanya.

Pengertian Teori Chaos (Keos)

Ilmu matematika kompleks tentang teori keos merupakan disiplin ilmu yang sedang berkembang luas dengan implikasi pada berbagai disiplin ilmu seperti biologi, ekonomi, dan bahkan filosofi. Namun demikian, dari sudut pandang fisikawan, teori keos disimpulkan dengan frase 'sensitivitas terhadap kondisi-kondisi awal'. Dengan kata lain, perbedaan paling kecil di kondisi-kondisi awal bisa menimbulkan hasil yang sangat berbeda.

Henri Pointcare
Penemu dan Pengertian Teori Keos
Ahli matematika Perancis Henri Pointcare menyimpulkan bahwa ia tidak dapat membuktikan bahwa sistem tata surya sepenuhnya dapat diprediksi. Ia adalah ilmuwan yang pertama kali menyatakan definisi suatu keadaan mengenai apa yang kemudian dikenal sebagai keos (chaos):

"Boleh jadi perbedaan kecil pada kondisi awal akan menghasilkan perbedaan yang sangat besar pada fenomena akhir. Suatu kesalahan kecil yang terjadi sebelumnya akan menghasilkan kesalahan yang sangat besar pada akhirnya. Prediksi menjadi tidak mungkin."
Edward Lorenz

Ahli matematika dan meteorolog asal Amerika serikat Edward Lorenz, yang menemukan konsep terkenal 'butterfly effect', menyimpulkan implikasi-implikasi ini ketika ia menjelaskan keos sebagai salah satu situasi di dalamnya 'situasi saat ini menentukan situasi masa depan, tetapi situasi kurang lebih saat ini tidak secara kira-kira menentukan masa depan'. 

Dengan kata lain, tanpa kemampuan mengukur dan mengendalikan setiap faktor dengan keakuratan tidak terbatas, sistem-sistem tertentu tidak dapat diprediksi melalui sifat-sifatnya. Teori keos merupakan teori yang menjelaskan perubahan yang berifat kompleks dan tak dapat diprediksi atau sistem-sistem dinamik yang peka terhadap kondisi awal.


Sistem keos secara matematis bersifat deterministik (sebagai lawan sifat probabilistik), yakni mengikuti hukum-hukum yang persis, tetapi perilaku tidak beraturan-nya dapat tampak seperti bersifat acak bagi pengamat awam. 


Perilaku keos dapat terjadi pada berbagai sistem seperti rangkaian listrik, penyebaran penyakit campak, laser, roda bergigi (gir) yang meleset, irama denyut jantung, aktivitas elektris otak, irama sirkulasi darah dalam tubuh, populasi binatang, dan reaksi kimia. Lebih daripada itu, bahkan diyakini bahwa sistem ekonomi, seperti pasar saham dapat bersifat keos.


Studi masalah keos secara cepat berkembang dari kajian teoritis matematis ke ilmu-ilmu terapan. Hakikat dinamika alam semesta telah mengarahkan berbagai riset ilmiah yang ditujukan untuk menganalisi perubahan. Sampai beberapa tahun terakhir masih dipercaya bahwa jika perilaku dinamis sebuah sistem tidak dapat diprediksi, maka hal itu dikarenakan adanya pengaruh acak dari luar sistem.


Oleh karena itu, para ilmuwan menyimpulkan bahwa jika pengaruh-pengaruh acak tersebut dapat dihilangkan, maka perilaku semua sistem deterministik dapat diprediksi untuk jangka panjang. Sekarang ini sudah diketahui bahwa banyak sistem dapat menampakkan perilaku jangka panjang yang tak dapat diprediksi sekalipun tidak ada pengaruh acak. Sistem-sistem demikian inilah yang disebut sistem keos.

13 Tips dan Fitur Rahasia Google Search Engine / Mesin Pencari Google

Google Search merupakan situs pencarian yang paling utama yang diciptakan oleh  Larry Page dan Sergey Brin saat mereka masih berstatus maha...